Jurnal Pelopor — Guncangan dahsyat mengguncang Bengkulu dan sekitarnya pada Jumat dini hari, pukul 02.52 WIB. Gempa dengan magnitudo (M) 6,3 ini tidak hanya membuat warga panik, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius pada puluhan bangunan. Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada 43 kilometer barat daya Bengkulu, dengan kedalaman 10 kilometer.
Getaran terasa kuat dan berlangsung cukup lama, membuat banyak warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sejumlah warga bahkan mengaku sempat mendengar suara seperti ledakan sesaat sebelum gempa terjadi.
“Seperti ada ledakan sebelum gempa, saya langsung keluar dari kosan,” kata Delya Humaira, warga Kota Bengkulu.
Warga lain, yang juga merasakan dampaknya, menyebutkan bahwa durasi gempa cukup panjang. “Kuat dan lama, sekitar 20 detik,” ungkap salah satu warga.
Tidak Berpotensi Tsunami, Tapi Rusak 34 Bangunan
BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, meskipun berpusat di laut dan memiliki kekuatan yang cukup besar. Namun, dampaknya cukup terasa. Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, mengonfirmasi bahwa hingga Jumat pagi, tercatat 34 bangunan terdiri dari rumah dan tempat usaha mengalami kerusakan berat.
“Data sementara yang masuk dari Kota Bengkulu, ada 34 bangunan rusak. Belum termasuk dari wilayah kabupaten lain,” jelas Khristian.
Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Kelurahan Betungan, Pintu Batu, Bumi Ayu, dan beberapa titik lain di Kota Bengkulu. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan.
Pemerintah Daerah Turun Langsung
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dikabarkan turut memantau langsung sejumlah titik terdampak gempa. Pemerintah daerah mengaktifkan jalur koordinasi darurat dan menyiagakan bantuan logistik serta layanan medis jika dibutuhkan.
“Tim masih bekerja, Pak Gubernur terus melakukan pemantauan ke beberapa lokasi terdampak,” kata Khristian.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Informasi resmi akan terus diperbarui seiring berkembangnya situasi di lapangan.
Meski tidak menyebabkan tsunami, gempa magnitudo 6,3 di Bengkulu telah menimbulkan kepanikan dan kerusakan signifikan. Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, dan mengikuti perkembangan informasi dari BMKG dan pemerintah setempat. Jika kamu berada di wilayah terdampak, pastikan lingkungan sekitar aman sebelum kembali ke dalam rumah.
Sumber: BMKG
Baca Juga:
Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







