Jurnal Pelopor – PSSI kembali diterpa isu naturalisasi lima pemain diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Mauro Zijlstra (FC Volendam U-21), Miliano Jonathans (FC Utrecht), Dean Xylon Zandbergen (VVV-Venlo), Tristan Gooijer (PEC Zwolle), dan Pascal Struijk (Leeds United) mencuat ke permukaan. Empat dari lima pemain tersebut berusia di bawah 22 tahun, menjadikan langkah ini sebagai investasi masa depan.
On The Track untuk Jangka Panjang
Menurut pengamat sepak bola nasional Gusnul Yakin, rencana ini masih berada di jalur yang tepat. Ia menilai bahwa PSSI kini tidak sekadar fokus pada hasil instan, melainkan membangun pondasi kuat bagi Timnas ke depan.
“Hanya Struijk yang berusia 25 tahun, lainnya masih muda. Artinya, ini memang disiapkan untuk jangka panjang,” ujarnya.
Potensi Perkuat Kualifikasi Piala Dunia
Meski bertujuan jangka panjang, lima nama ini juga bisa langsung memberi dampak di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Patrick Kluivert disebut sudah mulai memetakan kebutuhan skuad, termasuk posisi yang membutuhkan tambahan kualitas dari luar negeri.
Misi Olimpiade dan U-23
Selain tim senior, pemain muda tersebut juga disiapkan untuk Timnas U-23. Pelatih Gerald Vanenburg diyakini akan mengandalkan mereka pada Kualifikasi Piala Asia U-23 dan target besar lolos ke Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Ambisi Erick Thohir Setelah Gagal ke Paris 2024
Ketua Umum PSSI Erick Thohir disebut masih menyimpan ambisi besar setelah kegagalan Timnas U-23 melangkah ke Olimpiade Paris 2024. Misi memperbaiki prestasi itu kini diarahkan lewat jalur naturalisasi generasi baru.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Juara Tanpa Target, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:






