• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo: 30 Tahun untuk Perbaiki Semua Sekolah di Indonesia!

Presiden Prabowo targetkan renovasi sekolah selesai 30 tahun, hadapi keterbatasan anggaran dan kapasitas pembangunan tiap tahunnya.

musa by musa
03/05/2025
in Nasional
0
sekolah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan Indonesia yang masih memprihatinkan. Dalam pernyataannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah memerlukan waktu sekitar 30 tahun untuk merenovasi seluruh sekolah di Indonesia yang jumlahnya mencapai 330 ribu unit.

Saat berkunjung ke SDN Cimahpar 5, Bogor, pada Jumat (2/5/2025), Prabowo menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memiliki sekitar 200 ribu sekolah negeri dan 130 ribu sekolah swasta yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Pemerintah berencana merenovasi sekitar 11 ribu sekolah per tahun. Dengan kapasitas tersebut, maka target renovasi keseluruhan akan memakan waktu tiga dekade jika tidak ada perubahan signifikan dalam skema pendanaan dan pengerjaan.

“Kalau kami perbaiki 11 ribu sekolah per tahun, artinya akan butuh 30 tahun untuk menyelesaikan semua. Ini tantangan besar, tapi kita harus mulai dari sekarang,” kata Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Fokus Pemerintah: Mulai dengan 11 Ribu Sekolah dan Rp17 Triliun

Pemerintah sudah memulai langkah awal di tahun 2025 dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp17 triliun untuk membangun dan merenovasi 10.440 hingga 11 ribu sekolah. Target ini disebut sebagai langkah konkret dalam memperbaiki mutu pendidikan nasional dan menciptakan fasilitas belajar yang layak bagi jutaan siswa di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa proyek ini merupakan salah satu program prioritas yang diluncurkan dalam rangka Hardiknas 2025. Ia menyebut bahwa dana Rp16,9 triliun akan digunakan secara bertahap untuk memperbaiki bangunan sekolah, meningkatkan fasilitas belajar, dan memastikan keamanan infrastruktur pendidikan.

“Kita ingin sekolah-sekolah menjadi tempat yang nyaman, aman, dan inspiratif bagi siswa. Ini adalah investasi jangka panjang bangsa,” ujar Mu’ti usai rapat terbatas di Istana Presiden, Rabu (30/4).

Strategi Pemerintah: Cari Sumber Dana dan Tekan Korupsi

Presiden Prabowo menyadari bahwa rencana besar ini menghadapi tantangan utama, yaitu keterbatasan anggaran dan potensi kebocoran dana. Karena itu, ia menekankan pentingnya efisiensi pengelolaan keuangan negara dan menyoroti masalah korupsi yang kerap menjadi penghambat utama pembangunan.

“Kami akan berpikir terus-menerus, bagaimana cari uang, bagaimana mengelola sumber daya. Para pejabat dan para birokrat hendaknya jangan diselewengkan, jangan dikorupsi,” tegas Prabowo.

Ia menyebut bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia cukup untuk membiayai proyek besar, asalkan pengelolaannya transparan dan profesional.

Komitmen untuk Pendidikan

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Pemerintah juga akan fokus pada peningkatan kualitas guru dan penyediaan alat pembelajaran modern. Selain itu, distribusi tenaga pengajar ke daerah tertinggal juga menjadi perhatian utama.

Prabowo berharap langkah ini dapat memperkokoh pondasi pendidikan Indonesia dalam beberapa dekade mendatang. Namun, perubahan ini memerlukan waktu dan kerja keras.

“Kita sedang membangun masa depan, bukan hanya memperbaiki dinding sekolah. Ini tentang mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia di setiap sudut negeri,” pungkas Prabowo.

Sumber: Tempo.com

Baca Juga:

Juara Tanpa Target, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!

Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #Indonesia #Prabowo #JurnalPelopor #PendidikanNasional #SekolahIndonesia #RenovasiPendidikan #Hardiknas #InfrastrukturPendidikan #DanaPendidikan #GenerasiEmas
Previous Post

New world order: Trump Negosiator vs Xi Sang Strategis!

Next Post

Pabrik Kerupuk di Blora Ludes Terbakar, Rugi Rp200 Juta!

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
pabrik

Pabrik Kerupuk di Blora Ludes Terbakar, Rugi Rp200 Juta!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.