Jurnal Pelopor – Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 3 Godog kembali menggelar kegiatan Baitul Arqom, sebuah program pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas kader Muhammadiyah. Acara ini berlangsung di Perguruan Muhammadiyah Godog dan diikuti oleh seluruh siswa MAM 3 Godog.
Pembukaan oleh Kepala Sekolah
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Sekolah Bapak Husnul Abid Saputra, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa program ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa.
“Kegiatan Darul Arqom dan Baitul Arqom ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas kader Muhammadiyah. Selain itu, kegiatan ini juga melatih para siswa dalam kemandirian, meningkatkan kesadaran beribadah, memaknai nilai hikmah bulan Ramadhan, serta memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah,” ungkapnya.
Materi dan Rangkaian Kegiatan
Sementara itu, Ketua Panitia Marfi’ah, S.Pd.I menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup berbagai materi keislaman dan praktik ibadah. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan wawasan secara teori, tetapi juga dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Marfi’ah menekankan bahwa program ini sangat relevan dengan momen Ramadhan. Oleh karena itu, siswa juga di ajak untuk lebih memahami keutamaan amalan di bulan suci ini. Selain itu, mereka di latih agar lebih sadar akan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mengarahkan siswa untuk mempraktikkan ibadah dengan lebih khusyuk. Dengan begitu, diharapkan mereka semakin termotivasi untuk terus mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kesehariannya,” ujarnya.
Puncak Kegiatan: Bukber dan Sahur Bersama
Sebagai puncak acara, seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama (bukber) dan sahur bersama yang melibatkan seluruh dewan guru dan siswa MAM 3 Godog. Acara ini bukan hanya sekadar ajang kebersamaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh peserta.
Dengan adanya Baitul Arqom, di harapkan para siswa tidak hanya semakin cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman Islam yang lebih kuat. Lebih dari itu, mereka di harapkan mampu berkomitmen terhadap perjuangan Muhammadiyah serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
Revisi UU TNI Disorot Media Asing, Bangkitnya Dwifungsi ABRI?
Klasemen Grup C: Indonesia Terperosok, Bahrain Ancaman!
Saksikan berita lainnya:







