Jurnal Pelopor – NASA baru saja mengungkapkan gambar resolusi tinggi pertama yang memperlihatkan momen Matahari terbenam di Bulan. Foto-foto ini diambil oleh pendarat swasta Blue Ghost, yang dioperasikan oleh Firefly Aerospace, dalam misi eksplorasi selama 14 hari. Gambar ini diharapkan dapat membantu para ilmuwan memahami fenomena cahaya cakrawala Bulan (lunar horizon glow), yang pertama kali diamati oleh astronot Apollo 17 pada tahun 1972.
Detail Gambar dan Manfaat Ilmiah
Gambar-gambar ini menampilkan cakrawala Bulan saat Matahari terbenam, dengan Bumi dan Venus tampak di kejauhan. Cahaya yang menyebar di sepanjang cakrawala Bulan di yakini berasal dari partikel debu kecil di atmosfer tipis Bulan, yang memantulkan sinar Matahari.
“Gambar-gambar ini bukan hanya menakjubkan secara visual, tetapi juga sangat penting bagi penelitian ilmiah. Ini adalah pertama kalinya kita menangkap transisi dari terang ke gelap dengan resolusi tinggi di Bulan,” ujar Joel Kearns, Wakil Asisten Administrator NASA untuk Eksplorasi, dikutip dari The Guardian.
Misi ini merupakan bagian dari investasi NASA sebesar $2,6 miliar untuk mendukung perusahaan swasta dalam menjalankan eksplorasi luar angkasa. Selain menghemat biaya, proyek ini juga mempercepat persiapan program Artemis, yang menargetkan pengiriman kembali manusia ke Bulan pada 2027.
Keberhasilan Misi Blue Ghost
Selain menangkap gambar Matahari terbenam, Blue Ghost juga berhasil merekam gerhana Matahari total pada 14 Maret, ketika Bumi menutupi Matahari dari cakrawala Bulan. Pendarat ini di luncurkan dengan roket SpaceX Falcon pada 15 Januari dan membawa berbagai eksperimen ilmiah, seperti alat analisis tanah Bulan, komputer tahan radiasi, dan sistem navigasi satelit untuk lingkungan luar angkasa.
CEO Firefly Aerospace, Jason Kim, menyatakan bahwa misi ini merupakan pencapaian besar.
“Keberhasilan ini menandai era baru eksplorasi Bulan. Kami sangat bangga bisa berkontribusi dalam pendaratan Bulan komersial pertama yang sukses,” katanya.
Tantangan dalam Eksplorasi Bulan
Meski Blue Ghost sukses, tidak semua misi berjalan mulus. Pesawat ruang angkasa Athena, yang di kembangkan oleh Intuitive Machines, mengalami kegagalan setelah terjungkir saat mendarat di Bulan dan di nyatakan tidak berfungsi.
Keberhasilan misi Blue Ghost membuktikan bahwa kolaborasi antara NASA dan sektor swasta semakin penting dalam eksplorasi luar angkasa. Selain memberikan gambar spektakuler, misi ini juga membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut mengenai permukaan dan atmosfer Bulan, serta persiapan untuk misi manusia di masa depan.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
IHSG Keok! Investor Mulai Kabur?
Prabowo Terima Surat Khusus dari Presiden Palestina, Apa Isinya?
Saksikan berita lainnya:







