• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Tahanan Tewas Setelah 2 Hari Ditahan: 6 Personel Polrestabes Medan Diselidiki

Achmad Rizal by Achmad Rizal
27/12/2024
in Nasional
0
Tahanan Tewas Setelah 2 Hari Ditahan: 6 Personel Polrestabes Medan Diselidiki
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medan – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, memberikan keterangan terkait tewasnya Budianto Simangunsong, tahanan yang meninggal setelah dua hari di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan. Polrestabes Medan menangkap Budianto, 42 tahun, pada Rabu, 25 Desember 2024, atas dugaan pengancaman dan kekerasan, sebelum ia meninggal dunia.

Gidion menjelaskan, luka yang ditemukan pada tubuh Budianto terjadi saat penangkapan, bukan di dalam sel tahanan.

“Hasil visum menunjukkan adanya luka pada kepala dan rahang korban,” kata Gidion pada Kamis (26/12/2024).

Polrestabes Medan telah memeriksa enam anggota yang terlibat dalam penangkapan Budianto dan dua rekannya. Polisi menangkap mereka di Desa Sei Semayang, Deli Serdang.

“Jika ada pelanggaran, kami akan tindak sesuai prosedur,” ujar Gidion.

Sementara itu, keluarga Budianto, termasuk istrinya, Dumaria Simangunsong, curiga bahwa kematian Budianto terkait dengan kekerasan.

Dumaria menceritakan bahwa oknum polisi membawa suaminya tanpa surat penangkapan pada malam sebelum kematiannya. Saat Dumaria mencari tahu ke Polrestabes Medan, petugas melarangnya bertemu dengan suaminya.

Setelah mendapatkan informasi, Dumaria mendapati suaminya sudah meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara. Petugas langsung membawa jenazah Budianto ke kamar jenazah tanpa memberikan pemberitahuan lebih lanjut.

Keluarga Budianto kini mendesak polisi untuk melakukan penyelidikan secara transparan.

“Kami ingin kasus ini diusut tuntas,” kata Dumaria.

Previous Post

Bandung Barat Geger: Kebocoran Kimia Picu Dampak Luas pada Warga

Next Post

Tak Terlibat! Choi Hyun-suk Klarifikasi Tuduhan Buzzer Shin Tae-yong

Achmad Rizal

Achmad Rizal

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
Tak Terlibat! Choi Hyun-suk Klarifikasi Tuduhan Buzzer Shin Tae-yong

Tak Terlibat! Choi Hyun-suk Klarifikasi Tuduhan Buzzer Shin Tae-yong

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.