• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

PDIP Dituding Oportunis Terkait Kenaikan PPN, Gerindra Minta Tegas Sebagai Oposisi

Legislator Gerindra, Heri Gunawan, menyebut PDIP sebaiknya menyatakan diri sebagai oposisi karena mengkritisi kenaikan PPN menjadi 12 persen.

musa by musa
23/12/2024
in Nasional
0
PDIP Dituding Oportunis Terkait Kenaikan PPN, Gerindra Minta Tegas Sebagai Oposisi

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Anggota DPR Fraksi Gerindra, Heri Gunawan, menilai sikap PDIP terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen penuh dengan drama. Menurutnya, PDIP tidak konsisten dengan keputusan yang pernah mereka dukung saat pengesahan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) dan kini berubah menjadi kritikus kebijakan tersebut.

Heri mengungkapkan, PDIP seharusnya mengambil sikap tegas sebagai oposisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sebaiknya PDIP mengambil sikap tegas sebagai opisisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Apalagi PDIP sudah memiliki pengalaman 10 tahun menjadi oposisi pemerintahan SBY,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Ahad, 22 Desember 2024.

Menurut Heri, kenaikan PPN menjadi 12 persen merupakan implementasi dari UU HPP yang disepakati pada 2022, saat PDIP menjadi penggerak utama dalam pembahasannya. UU tersebut mengatur kenaikan bertahap tarif PPN, dari 10 persen menjadi 11 persen pada 2022, dan 12 persen mulai 1 Januari 2025. Kala itu, PDIP melalui kadernya di Komisi XI DPR bahkan menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas kebijakan tersebut.

Namun menjelang penerapan tahap kedua, PDIP justru menunjukkan sikap berbeda. Ketua DPR sekaligus petinggi PDIP, Puan Maharani, bahkan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan ulang dampak kenaikan PPN terhadap daya beli masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi memperberat kondisi kelas menengah dan pelaku usaha kecil.

Heri menilai perubahan sikap ini tidak hanya mengecewakan, tetapi juga kontradiktif dengan semangat awal PDIP mendukung UU HPP.

Previous Post

BKPRMI Terima Penghargaan “Inspirator Kebajikan Peduli Palestina” dari LAZNAS IZI

Next Post

Pemberedelan Pameran Yos Suprapto, Amnesty: Indonesia Makin Mendekati Negara Otoriter

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
Pemberedelan Pameran Yos Suprapto, Amnesty: Indonesia Makin Mendekati Negara Otoriter

Pemberedelan Pameran Yos Suprapto, Amnesty: Indonesia Makin Mendekati Negara Otoriter

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.