Jurnal Pelopor – Kementerian Kesehatan tengah menyiapkan perubahan sistem rujukan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan sistem baru tersebut menggunakan konsep Rujukan Berbasis Kompetensi Pelayanan (RBKP). Sistem ini dirancang untuk menggantikan mekanisme rujukan berjenjang yang selama ini digunakan.
Tak Lagi Wajib Lewat Rumah Sakit Berjenjang
Dalam sistem rujukan sebelumnya, pasien dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas umumnya dirujuk terlebih dahulu ke rumah sakit tipe C. Jika membutuhkan pelayanan yang tidak tersedia, pasien kemudian dapat dirujuk ke rumah sakit tipe B hingga tipe A.
Menurut Dante, mekanisme tersebut dapat membuat pembiayaan dan pelayanan tidak berjalan optimal. Ia menilai kebutuhan pasien seharusnya menjadi dasar dalam menentukan rumah sakit tujuan.
“Kalau di rumah sakit tipe C tidak bisa, baru akan dirujuk ke rumah sakit tipe B, dan selanjutnya ke rumah sakit tipe A,” ujar Dante saat ditemui di Jakarta Barat, Rabu (30/9/2026).
Rujukan Berdasarkan Kebutuhan Pasien
Melalui RBKP, rujukan akan disesuaikan dengan kompetensi pelayanan yang dibutuhkan pasien. Artinya, pasien dapat langsung dirujuk ke rumah sakit yang memiliki kemampuan menangani kondisi medisnya.
Jika suatu kasus membutuhkan pelayanan yang tersedia di rumah sakit tipe A, pasien dapat langsung memperoleh rujukan ke fasilitas tersebut tanpa harus melewati rumah sakit tipe C dan B terlebih dahulu.
Kompetensi Rumah Sakit Jadi Dasar
Dante menjelaskan bahwa klasifikasi rumah sakit dalam sistem baru tidak lagi hanya berorientasi pada jumlah tempat tidur. Penilaian akan lebih menekankan kompetensi medis serta jenis pelayanan yang mampu diberikan rumah sakit.
Dengan sistem tersebut, rumah sakit diharapkan terdorong meningkatkan kemampuan pelayanan. Investasi pada fasilitas dan kompetensi medis menjadi salah satu aspek yang dapat diperkuat dalam sistem rujukan berbasis kompetensi.
“Jadi rumah sakit berlomba-lomba melakukan investasi memberikan pelayanan terbaik,” kata Dante.
Uji Coba Digelar di Empat Daerah
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya mengatakan sistem RBKP akan melalui tahap uji coba sebelum diterapkan secara lebih luas. Uji coba dilakukan di empat daerah, yakni Bandung, Tulungagung, Makassar, dan Kabupaten Muara Enim. Pelaksanaan di sejumlah daerah tersebut diharapkan memberikan gambaran mengenai kesiapan sistem baru.
Kemenkes Akan Evaluasi Hasil Uji Coba
Azhar mengatakan pemerintah akan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan sistem setelah tahap uji coba selesai. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Setelah uji coba ini maka kita akan lihat kekurangan-kekurangan dan kelebihan-kelebihannya,” ujar Azhar.
Evaluasi tersebut penting karena perubahan sistem rujukan akan berdampak pada alur pelayanan pasien JKN. Pemerintah perlu memastikan mekanisme baru dapat berjalan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.
Menunggu Perubahan Regulasi
Penerapan sistem baru secara nasional masih menunggu perubahan regulasi. Azhar mengatakan implementasi tersebut bergantung pada persetujuan Presiden dan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai perubahan JKN. Jika regulasi tersebut disetujui dan ditandatangani Presiden, pemerintah akan memiliki masa transisi selama satu tahun sebelum sistem diberlakukan secara nasional.
Sistem Baru Masih Dalam Tahap Persiapan
Dengan demikian, RBKP belum langsung menggantikan sistem rujukan yang berlaku secara nasional. Pemerintah masih menguji mekanisme tersebut di empat daerah sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya.
Perubahan ini nantinya akan menentukan bagaimana pasien JKN mendapatkan rujukan berdasarkan kebutuhan dan kompetensi pelayanan rumah sakit. Hasil uji coba menjadi salah satu tahapan penting sebelum sistem tersebut diterapkan secara nasional.
Menurut Anda, apakah sistem rujukan berdasarkan kompetensi pelayanan akan membuat pasien BPJS lebih mudah mendapatkan perawatan yang sesuai?
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







