Jurnal Pelopor — Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan kabar yang menyebutkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa jatuh pingsan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Namun, kabar tersebut langsung dipatahkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deny Surjantoro. Dalam pernyataannya pada Minggu (3/5/2026), Deny memastikan bahwa kondisi Purbaya saat ini dalam keadaan sehat dan masih menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Bantahan ini sekaligus menjadi jawaban atas spekulasi yang berkembang di tengah publik. Pihak Kemenkeu menyayangkan beredarnya informasi yang tidak akurat tersebut, mengingat posisi Menteri Keuangan merupakan posisi strategis yang sangat memengaruhi sentimen pasar dan kepercayaan ekonomi nasional.
Perjuangan Melawan Sakit Pinggang di Tengah Agenda Padat
Meski dinyatakan sehat, Purbaya sendiri tidak menampik bahwa kondisi fisiknya sedang tidak bugar 100 persen. Dalam sebuah pertemuan media di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, ia sempat menceritakan keluhan sakit pinggang yang cukup parah yang ia alami. Untuk tetap bisa berdiri dan menjalankan aktivitas kedinasan, Purbaya bahkan harus menjalani prosedur medis berupa suntikan di delapan titik sekaligus.
“Ini sakit pinggang. Ini disuntik kemarin delapan titik. Kalau enggak, nggak bisa saya berdiri begini,” ujar Purbaya. Ia menduga rasa sakit tersebut muncul murni karena faktor kelelahan akibat agenda pekerjaan yang sangat padat dalam beberapa pekan terakhir, termasuk pengawasan realisasi belanja pemerintah yang sedang dipacu untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Fokus pada Pemulihan dan Tugas Negara
Langkah medis yang diambil Purbaya menunjukkan komitmennya untuk tetap memimpin kementerian di tengah tantangan kesehatan personal. Sakit pinggang yang ia alami dianggap sebagai hal yang wajar dialami oleh pejabat publik dengan tingkat mobilitas tinggi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan hingga muncul narasi “ambruk” di rumah sakit.
Saat ini, Purbaya dikabarkan terus fokus pada agenda-agenda strategis kementerian, termasuk memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga. Penjelasan transparan dari pihak Kemenkeu diharapkan dapat meredam spekulasi di masyarakat dan memastikan bahwa operasional kebijakan ekonomi nasional tetap berjalan stabil tanpa gangguan kabar miring mengenai kondisi kepemimpinan di bendahara negara.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







