Jurnal Pelopor — Kencan kini tak lagi sekadar soal kecocokan hati, melainkan hitung-hitungan saldo bank. Berdasarkan laporan 2026 BMO Real Financial Progress Index, biaya hidup yang melonjak di Amerika Serikat (AS) telah mengubah cara anak muda memandang hubungan asmara. Tekanan ekonomi ini memaksa para lajang untuk lebih pragmatis dalam mencari pasangan.
Biaya Fantastis Sekali Pertemuan
Survei yang dilakukan terhadap 2.501 orang dewasa mengungkap angka yang mengejutkan. Rata-rata biaya untuk satu kali kencan mencapai:
-
Generasi Z: USD 250 (sekitar Rp4,31 juta).
-
Milenial: USD 252 (sekitar Rp4,34 juta).
Tingginya angka ini mencakup biaya persiapan seperti transportasi dan perawatan diri, hingga pengeluaran saat kencan berlangsung. Akibatnya, 48% Gen Z dan 40% Milenial mengaku bahwa biaya kencan yang mahal menjadi penghalang utama dalam mencapai tujuan keuangan mereka.
Dampak Psikologis dan Strategi “Defensif”
Kenaikan harga kebutuhan pokok mulai dari bensin, bahan makanan, hingga asuransi kesehatan akibat guncangan energi dan kebijakan tarif global, membuat psikologi berkencan berubah. Psikolog klinis Sabrina Romanoff menyebut fenomena ini sebagai kencan yang “jauh lebih hati-hati” atau defensif.
“Kita melihat orang-orang lebih jarang makan malam di luar dan ada toleransi yang lebih rendah untuk pertemuan berisiko tinggi,” ujar Romanoff.
Hal ini mengakibatkan lebih sedikit koneksi baru yang terbentuk karena para lajang enggan mengambil risiko finansial untuk orang yang belum tentu cocok.
Beban Tahunan yang Signifikan
Bagi rata-rata Gen Z yang melakukan sekitar sembilan kali kencan dalam setahun, total pengeluaran bisa mencapai USD 1.845 atau setara Rp31,8 juta. Angka tersebut merepresentasikan sekitar 3% hingga 5% dari pendapatan tahunan rata-rata pekerja muda di AS. Tak heran jika 47% kaum lajang akhirnya berkesimpulan bahwa berkencan saat ini seringkali dianggap tidak sepadan dengan biayanya.
Kini, tren kencan di AS mulai bergeser ke arah aktivitas yang lebih murah dan sederhana demi menjaga agar dompet tetap aman di tengah ketidakpastian ekonomi global tahun 2026.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







