• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Tendangan Kungfu Fadly Alberto, Apa Penyebabnya?

Kemenangan Dewa United atas Bhayangkara FC di EPA U-20 ternoda kericuhan dan aksi tendangan kungfu Fadly Alberto pasca peluit panjang ditiup.

musa by musa
21/04/2026
in Jurnal
0
alberto
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Duel pekan ke-20 EPA U-20 2025/2026 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026), berakhir ricuh. Pertandingan yang dimenangkan Dewa United dengan skor 2-1 tersebut ternoda oleh aksi tendangan kungfu Fadly Alberto ke arah pemain lawan saat laga usai.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan, ketegangan mulai memuncak akibat beberapa faktor:

  1. Ketidakpuasan terhadap Wasit: COO Bhayangkara FC, Sumardji, menyebut keributan berawal dari gol Dewa United yang dianggap offside namun tetap disahkan oleh perangkat pertandingan. Hal ini memicu protes keras dari pihak Bhayangkara FC.

  2. Keributan Setelah Peluit Panjang: Adu mulut terjadi antar pemain setelah laga usai. Di tengah situasi panas, Fadly Alberto tiba-tiba berlari kencang dan melepaskan tendangan kungfu tepat ke badan pemain Dewa United hingga terjatuh.

  3. Dugaan Pemukulan oleh Staf: Selain Alberto, salah satu pelatih Bhayangkara FC U-20 juga diduga melakukan pemukulan terhadap anggota tim Dewa United.

Alasan di Balik Aksi Fadly Alberto

Sumardji mengaku telah menghubungi langsung Fadly Alberto untuk meminta penjelasan. Berdasarkan pengakuan Alberto, emosinya meledak karena adanya dugaan tindakan rasisme dari arah bench lawan.

“Menurut Berto, ada dari bench itu teriakan, ‘Berto hitam, Berto monyet’. Nah, di situlah Berto akhirnya naik darah marah dan dia melakukan tendangan itu,” ujar Sumardji.

Tanggapan Manajemen Bhayangkara FC

Meskipun ada dugaan rasisme dan kepemimpinan wasit yang buruk, Sumardji menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

  • Kekecewaan Mendalam: Sumardji mengaku sangat kecewa karena dalam sepak bola tidak boleh ada tempat bagi kekerasan.

  • Evaluasi: Pihak klub akan mengevaluasi insiden ini secara internal. Di sisi lain, bos Dewa United, Ardian Satya Negara, juga menyatakan kekecewaan berat atas perilaku yang ditunjukkan pemain lawan.

Sekilas Tentang Fadly Alberto

Insiden ini sangat disayangkan mengingat Fadly Alberto adalah salah satu talenta muda yang sempat bersinar bersama Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar lalu. Aksi temperamental ini dikhawatirkan dapat memengaruhi karier panjangnya di masa depan.

Isu rasisme memang menjadi “racun” yang sangat sensitif di dunia sepak bola, namun membalasnya dengan tendangan kungfu tentu bukan solusi yang bijak, apalagi bagi pemain berlabel Timnas.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #EPAU20 #SepakBolaIndonesia #FadlyAlberto #BhayangkaraFC #DewaUnited #StadionCitarum #PSSI #KericuhanSepakBola
Previous Post

Gede Banget, Pemerintah Subsidi Rp30 Ribu Tabung Melon.

Next Post

Dihajar Persijap, Semen Padang Kian Dekat Jurang Degradasi.

musa

musa

Related Posts

Raffi Ahmad
Nasional

Penghormatan Raffi Ahmad Buat Mentor Tercinta Nayato Fio.

22/04/2026
kereta
Olahraga

Dilarang Jalan Kaki, Tarif Kereta MetLife Jadi Gila-gilaan.

22/04/2026
Mierza
Olahraga

Transisi Pelatih Timnas U-17, Mierza Curhat Soal Tekanan.

22/04/2026
senjata
World

Iran Boikot Perundingan Saat Gencatan Senjata Segera Berakhir.

21/04/2026
stnk
Nasional

Resmi, Kini Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Sebelumnya.

21/04/2026
imigrasi
Nasional

Cegat Jemaah Haji Ilegal, Imigrasi Perketat Pengawasan Bandara.

21/04/2026
Next Post
persijap

Dihajar Persijap, Semen Padang Kian Dekat Jurang Degradasi.

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.