Jurnal Pelopor — PSSI terus melakukan perombakan di sektor teknis dengan mendatangkan tenaga ahli kelas dunia. David Nascimento (60) dipilih untuk memimpin visi jangka panjang akademi nasional. Penunjukan ini diharapkan mampu membawa standar kepelatihan Eropa ke dalam pembinaan pemain muda Indonesia.
Profil dan Lisensi Tingkat Tinggi
David Nascimento bukanlah nama sembarangan di dunia kepelatihan:
-
Asal: Portugal (Lahir di Sao Vicente, Tanjung Verde).
-
Lisensi: Memegang UEFA Pro, lisensi tertinggi dalam dunia kepelatihan sepak bola.
-
Karier Pemain: Menghabiskan masa produktifnya di Liga Belanda (Eredivisie) bersama klub-klub seperti Sparta Rotterdam, FC Utrecht, dan RKC Waalwijk.
Tangan Kanan Pelatih Legendaris
Salah satu poin paling impresif dalam resumenya adalah pengalamannya menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di AZ Alkmaar pada musim 2005-2006. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman internasional yang beragam, mulai dari melatih Timnas Malta U-19 hingga Timnas Yordania Putri.
Menariknya, Nascimento sudah memiliki “chemistry” kerja dengan Alexander Zwiers karena keduanya pernah bekerja bersama di Federasi Sepak Bola Yordania pada periode 2019-2025.
Tugas Berat di Garuda United
David Nascimento akan mengambil alih kemudi Garuda United (miniatur Timnas Indonesia kelompok umur yang berkompetisi di liga).
-
Status Tim: Saat ini Garuda United berada di posisi kedua klasemen Elite Pro Academy (EPA) Super League U-18 dengan 67 poin, bersaing ketat dengan Persija Jakarta.
-
Fokus: Selain menangani tim, ia bertanggung jawab merumuskan kurikulum dan arah pengembangan di Akademi PSSI untuk melahirkan bibit-bibit unggul masa depan.
Sekilas Info: Timnas Indonesia U-17
Saat ini, mayoritas pemain yang berada di bawah pengawasan sistem ini tengah berjuang di Piala AFF U-17 2026 yang diselenggarakan di Gresik dan Sidoarjo (11-24 April 2026). Kedatangan Nascimento diharapkan memberikan dorongan moral dan teknis bagi transisi para pemain muda ini ke level yang lebih tinggi.
Melihat profilnya yang kental dengan filosofi sepak bola Belanda dan pengalamannya bersama Louis van Gaal, sepertinya PSSI ingin membangun karakter permainan yang disiplin dan taktis sejak usia dini.
Menurut Anda, apakah fokus pada pelatih asing di level akademi adalah kunci agar pemain kita tidak “kaget” saat menembus level internasional nanti, atau kita juga perlu memperbanyak instruktur lokal pendamping agar terjadi transfer ilmu yang merata?
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v






