• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Sama-sama Kena Sanksi FIFA, Ini Perbedaan Denda untuk Timnas Indonesia dan Bahrain

musa by musa
10/11/2024
in Olahraga
0
Sama-sama Kena Sanksi FIFA, Ini Perbedaan Denda untuk Timnas Indonesia dan Bahrain
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 10 November 2024 – FIFA menjatuhkan sanksi kepada Timnas Indonesia dan Bahrain atas pelanggaran yang terjadi selama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Meski keduanya menerima sanksi, jumlah denda yang dikenakan ternyata berbeda.

*Sanksi untuk Bahrain*
Pada bulan Oktober lalu, FIFA memberikan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA). Suporter Bahrain terbukti mengganggu pemain lawan dengan laser dan meniup peluit saat melawan Jepang pada 10 September 2024. Akibatnya, FIFA mendenda BFA sebesar 10.000 Franc Swiss atau sekitar Rp179 juta. Setiap pelanggaran tersebut dikenai denda sebesar 5.000 Franc Swiss.

*Sanksi untuk Timnas Indonesia*
Timnas Indonesia menerima hukuman dari FIFA karena terlambat kick-off saat melawan Australia pada 10 September 2024 dan China pada 10 Oktober 2024. Total denda yang dikenakan kepada Indonesia adalah 20.000 Franc Swiss atau sekitar Rp357 juta. Selain itu, manajer Timnas Indonesia, Sumardji, dilarang mendampingi tim selama satu pertandingan karena aksi protes kepada ofisial keempat saat laga melawan Bahrain. Analis Pertandingan, Kim Jong-jin, juga dikenai hukuman empat pertandingan, meski jenis pelanggarannya tidak dijelaskan oleh FIFA.

Perbedaan besar dalam jumlah denda yang dikenakan menunjukkan bahwa Timnas Indonesia menerima sanksi yang lebih berat dibandingkan Bahrain.

Kendati demikian, sanksi-sanksi tersebut diharapkan tidak mengganggu konsentrasi Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Jepang pada 15 November 2024 dan Arab Saudi pada 19 November 2024 dengan target meraih empat angka dalam dua laga tersebut.

Previous Post

Ketum PSSI Erick Thohir: Timnas Indonesia Butuh Kehadiran Kevin Diks

Next Post

Persibo Bojonegoro Dominasi, Namun Tertahan Imbang oleh Deltras Sidoarjo FC

musa

musa

Related Posts

everton coventry
World

Hasil Liga Inggris 2026/2027: Everton Kalahkan Coventry City 3-1

07/11/2026
persija
Olahraga

Shin Tae-yong Ingatkan Pemain Persija Jelang Hadapi Persebaya

07/11/2026
ferencvaros
Olahraga

AC Milan Dipermalukan Ferencvaros 0-2 di Liga Europa

06/11/2026
fifa matchday
Olahraga

Indonesia Batal Lawan Yordania di FIFA Matchday November 2026

06/11/2026
haaland
Olahraga

Gol Haaland Bawa Man City Bangkit di Liga Champions

05/11/2026
asia
Sports

Indonesia Tempati Peringkat 16 Asia, Persib Bawa Kabar Positif

05/11/2026
Next Post
Persibo Bojonegoro Dominasi, Namun Tertahan Imbang oleh Deltras Sidoarjo FC

Persibo Bojonegoro Dominasi, Namun Tertahan Imbang oleh Deltras Sidoarjo FC

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.