• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Lokal Daerah

Kredibilitas Dipertanyakan: Survei Pilkada Jakarta dan Bojonegoro Memicu Polemik, Poltracking Indonesia Undur Diri dari Persepi

musa by musa
08/11/2024
in Lokal Daerah, Nasional
0
Kredibilitas Dipertanyakan:  Survei Pilkada Jakarta dan Bojonegoro Memicu Polemik, Poltracking Indonesia Undur Diri dari Persepi

Surat pengunduran diri Poltracking Indonesia dari Persepi

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO – Lembaga survei Poltracking Indonesia tengah menjadi perbincangan hangat menyusul hasil survei Pilkada Jakarta 2024 yang dinilai kontroversial. Beberapa pihak mempertanyakan keakuratan hasil survei tersebut, karena tidak disertai penjelasan rinci. Hal ini mengakibatkan publik meragukan kredibilitas Poltracking, terutama saat hasil survei ini menunjukkan perbedaan signifikan dengan lembaga survei lainnya.

Survei Pilkada Jakarta dari Poltracking menempatkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono di puncak elektabilitas dengan 51,6 persen, berbanding terbalik dengan hasil survei LSI yang mengunggulkan pasangan Pramono-Rano. Kedua lembaga menggunakan metode multistage random sampling, tetapi hasil yang berbeda drastis.

Yang menarik, pola hasil survei ini ternyata mirip dengan survei Pilkada Bojonegoro 2024, di mana Poltracking menempatkan pasangan nomor 2, Setyo Wahono-Nurul Azizah, jauh di atas dengan 78 persen, sementara pasangan nomor 1, Teguh Haryono-Farida Hidayati, hanya meraih 12,2 persen. Pola keunggulan yang drastis ini memunculkan spekulasi adanya upaya untuk memengaruhi opini publik, baik di Jakarta maupun Bojonegoro.

Di tengah sorotan ini, Poltracking Indonesia pada 5 November 2024 mengumumkan pengunduran dirinya dari keanggotaan Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi). Surat resmi yang ditandatangani oleh Direktur Poltracking, M. Aditva Pradana, menyatakan secara singkat pengunduran diri tersebut tanpa alasan mendalam, tetapi cukup untuk memancing spekulasi bahwa lembaga ini tengah kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Previous Post

Anggaran Rp. 233 Juta Ludes, Debat Pilkada Bojonegoro Ricuh, Masyarakat Kecewa

Next Post

Rakorda Koperasi Jatim Unggul Bersama Bahas Strategi Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Kebakaran Dapur SPPG di Baureno Senin Dini Hari
Jurnal

Kebakaran Dapur SPPG di Baureno Senin Dini Hari

02/02/2026
Next Post
Rakorda Koperasi Jatim Unggul Bersama Bahas Strategi Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur

Rakorda Koperasi Jatim Unggul Bersama Bahas Strategi Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.