Jurnal Pelopor – Legenda Arsenal, Paul Merson, mengungkap faktor tak terduga yang diprediksi akan menjadi penentu dalam perburuan gelar Premier League musim 2025/2026. Menurutnya, persaingan antara Arsenal dan Manchester City kini bukan hanya soal taktik di lapangan, melainkan juga soal tekanan mental yang dipicu oleh penentuan jadwal siaran televisi.
Merson menilai bahwa peran pemegang hak siar dalam menentukan siapa yang bermain lebih dulu setiap pekannya akan memberikan dampak psikologis yang masif bagi kedua tim di fase krusial ini.
Efek “Tiger Woods” dan Tekanan Psikologis
Merson memberikan perumpamaan menarik dengan membandingkan situasi ini seperti legenda golf, Tiger Woods, yang selalu ingin melakukan pukulan pertama untuk memberi tekanan pada lawan. Dalam konteks Liga Inggris, tim yang bermain lebih dulu dan berhasil menang akan memberikan beban mental kepada rivalnya yang baru akan bertanding beberapa hari kemudian.
“Persaingan gelar akan ditentukan oleh siapa yang bermain lebih dulu, dan Sky punya peran besar dalam hal itu,” ujar Merson.
Ia merujuk pada jadwal beberapa pekan ke depan di mana Manchester City akan bermain lebih awal dibanding Arsenal dalam dua dari tiga pekan pertandingan.
Jika City mampu menyapu bersih kemenangan sebelum Arsenal bertanding, jarak poin yang saat ini berselisih lima angka bisa menipis secara dramatis, memberikan tekanan luar biasa bagi The Gunners untuk terus meraih poin sempurna demi menjaga takhta.
Alarm Bahaya: Arsenal Mulai “Gigi Dua”
Sorotan tajam Merson tidak hanya tertuju pada jadwal, tetapi juga penurunan performa skuat asuhan Mikel Arteta. Arsenal tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir—sebuah statistik yang mengkhawatirkan bagi calon juara.
Hasil imbang 2-2 melawan tim juru kunci, Wolverhampton, menjadi bukti nyata adanya masalah pada intensitas permainan.
“Anda tidak bisa bermain seperti di gigi dua. Ketika Wolves menyamakan skor, baru ada rasa mendesak. Sebelumnya mereka tidak punya itu,” kritik Merson.
Ia menegaskan bahwa di fase ini, setiap pertandingan harus diperlakukan layaknya laga final.
Perubahan Sikap Mikel Arteta
Satu hal yang membuat Merson merasa khawatir adalah perubahan nada bicara Mikel Arteta dalam wawancara pasca-pertandingan. Biasanya, pelatih asal Spanyol itu dikenal sangat protektif dan positif terhadap timnya di depan media. Namun, kali ini Arteta justru mengakui secara terbuka bahwa timnya pantas kehilangan poin.
“Biasanya dia keluar dan mengatakan kami melakukan ini dan itu. Kali ini dia mengatakan kami pantas menerima pukulan. Itu membuat saya sedikit khawatir, sepertinya ada sesuatu yang hilang,” ungkap Merson.
Situasi Papan Atas Premier League Saat Ini
| Posisi | Klub | Poin | Status Pertandingan |
| 1 | Arsenal | 58 | Sudah memainkan pekan ke-31 |
| 2 | Manchester City | 53 | Simpan 1 laga lebih banyak (Pekan ke-27 belum main) |
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







