Jurnal Pelopor – Hubungan sepak bola di kawasan ASEAN kembali memanas. Media massa Malaysia, My News Hub, melontarkan tuduhan serius terhadap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Erick disebut-sebut sebagai sosok utama yang mengarsiteki laporan ke FIFA terkait skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi yang menjerat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Tuduhan ini muncul setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM karena terbukti adanya ketidaklayakan dokumen pada sejumlah pemain naturalisasi mereka.
Tuduhan “Lempar Batu Sembunyi Tangan”
Dalam laporannya yang dirilis pada Minggu (15/2/2026), My News Hub menggunakan sumber anonim yang mengklaim bahwa Erick Thohir berperan di balik layar. Meskipun secara resmi pihak Vietnam-lah yang melaporkan kasus tersebut ke FIFA, media Malaysia menuduh Vietnam hanya bertindak sebagai “perpanjangan tangan” Erick.
Beberapa poin tuduhan yang dilontarkan antara lain:
-
Pemasok Dokumen: Erick dituduh mengirim orang bayaran untuk memberikan dokumen bukti pemalsuan langsung kepada orang dalam FIFA.
-
Aktor Intelektual: Vietnam dianggap melapor atas perintah dan informasi yang diberikan oleh pihak Indonesia.
-
Istilah “Baling Batu Sembunyi Tangan”: Media tersebut menjuluki Erick sengaja menciptakan konflik tanpa mau terlihat terlibat secara langsung.
Bantahan Tegas Erick Thohir
Menanggapi isu yang sebenarnya sudah berembus sejak September 2025 ini, Erick Thohir memberikan bantahan keras. Ia menegaskan bahwa Indonesia sangat menghargai kedaulatan dan upaya kemajuan olahraga negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
“Kita tidak ikut campur dengan politik atau kebijakan masing-masing negara. Kami dari PSSI tentu harus menghargai semua negara di Asia Tenggara ketika ingin olahraganya maju,” tegas Erick.
Erick menambahkan bahwa fokusnya saat ini adalah membawa sepak bola Indonesia maju, bukan mencampuri urusan internal federasi negara lain.
Duduk Perkara Sanksi FAM
Kasus ini bermula ketika FIFA mengendus adanya ketidakberesan dalam proses naturalisasi tujuh pemain Malaysia.
-
Pelapor Asli: Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Vietnam adalah pihak yang melaporkan temuan tersebut.
-
Sanksi FIFA: Akibat pemalsuan dokumen tersebut, FAM kini harus menghadapi sanksi berat dari otoritas sepak bola dunia.
-
Dampak: Skandal ini mencoreng reputasi manajemen tim nasional Malaysia dan memicu gelombang kritik tajam dari publik sepak bola di Negeri Jiran terhadap kepengurusan FAM.
Sumber: CNN Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







