Kebakaran Dapur SPPG di Desa Sumuragung, Dua Orang Mengalami Luka
Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di dapur SPPG yang berlokasi di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, RT 004 RW 001, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin dini hari, 2 Februari 2026. Kejadian tersebut berlangsung saat sebagian besar warga tengah beristirahat. Akibat insiden ini, dua orang mengalami luka-luka dan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kronologi Kejadian
Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Awalnya, api muncul dari area dapur dan dengan cepat membesar karena di lokasi terdapat peralatan memasak serta bahan yang mudah terbakar. Sementara itu, upaya pemadaman awal oleh warga sekitar dilakukan secara terbatas sambil menunggu bantuan petugas.
Selanjutnya, laporan resmi diterima oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 00.18 WIB. Tidak lama kemudian, petugas dari Pos Baureno langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 00.20 WIB. Dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer, petugas akhirnya tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 00.30 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman secara maksimal.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 16 menit. Berkat kerja cepat dan terkoordinasi, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 00.46 WIB. Dengan demikian, api tidak sempat merambat ke bangunan utama SPPG maupun ke permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran regulator atau selang kompor gas elpiji. Akibat kebocoran tersebut, gas yang keluar tersulut api dan menyebabkan kebakaran di area dapur. Oleh karena itu, petugas kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi gas untuk mencegah kejadian serupa.
Dampak dan Kerugian
Akibat peristiwa ini, sekitar 40 persen isi dapur terbakar, sementara bangunan dapur berukuran 7 x 4 meter mengalami kerusakan cukup parah. Total kerugian diperkirakan mencapai ± Rp 350.000.000,-. Namun demikian, aset berupa bangunan utama SPPG dengan luas sekitar 400 meter persegi berhasil diselamatkan.
Selain kerugian materi, kebakaran ini juga mengakibatkan dua orang mengalami luka. Dani Hidayat mengalami luka berat dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Sosodoro untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, Aditya Riski mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Penanganan dan Keterlibatan Pihak Terkait
Dalam penanganannya, kebakaran ini melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Baureno dan satu unit bantuan dari pemadam kebakaran Lamongan, dengan total delapan personel diterjunkan ke lokasi. Tidak ditemukan kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung.
Sebagai penutup, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait pencegahan kebakaran, penanganan awal kebakaran, bahaya pembakaran lahan, serta pemahaman tugas dan fungsi pemadam kebakaran. Diharapkan, melalui sosialisasi tersebut, kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







