• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Tech

Waspada Catphishing, Modus Penipuan Baru

Catphishing jadi modus penipuan baru, gabungan catfishing dan phishing, memanfaatkan identitas palsu untuk mencuri data digital korban.

musa by musa
17/12/2025
in Tech
0
penipuan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Dunia digital kembali dihadapkan pada modus penipuan baru bernama catphishing. Kejahatan siber ini merupakan gabungan dari dua metode penipuan yang sudah lebih dulu dikenal, yakni catfishing dan phishing.

Secara sederhana, catphishing adalah penipuan yang menggunakan identitas palsu untuk membangun kepercayaan korban, lalu berujung pada pencurian data atau akses digital. Pelaku memanfaatkan informasi fiktif, mulai dari foto, profil media sosial, hingga latar belakang profesional yang tampak meyakinkan.

Bedanya dengan Catfishing dan Phishing

Berbeda dengan catfishing yang identik dengan penipuan berbasis hubungan asmara, catphishing tidak selalu mengincar sisi emosional atau romantis korban. Modus ini justru kerap dikemas dalam konteks pekerjaan, bisnis, atau relasi profesional.

Sementara itu, unsur phishing dalam catphishing digunakan untuk mencuri informasi sensitif. Pelaku biasanya mengarahkan korban ke situs palsu atau aplikasi berbahaya, dengan tujuan mendapatkan akses ke akun, perangkat, hingga data keuangan.

Peran Media Sosial dan AI Generatif

Pelaku catphishing memanfaatkan media sosial sebagai pintu masuk utama. Platform seperti LinkedIn sering dijadikan sarana karena dianggap lebih profesional dan kredibel. Identitas palsu tersebut dibuat seolah-olah berasal dari perusahaan atau individu dengan reputasi baik.

Tak hanya itu, AI generatif juga semakin sering digunakan. Foto profil palsu kini bisa dihasilkan secara instan dan tampak realistis. Bahkan, beberapa pelaku mengambil gambar dari hasil pencarian Google, lalu memodifikasinya agar sulit dikenali sebagai tiruan.

Dampak Catphishing Tak Sekadar Individu

Catphishing tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat berdampak besar pada perusahaan. Saat pelaku berhasil masuk ke lingkungan profesional korban, risiko kebocoran data internal dan kerugian finansial pun meningkat.

Karena itu, catphishing kini dipandang sebagai ancaman serius dalam keamanan siber, terutama di era kerja digital dan komunikasi daring yang semakin intens.

Cara Menghindari Penipuan Catphishing

Agar tidak terjebak modus ini, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

Pertama, mintalah video call. Jika seseorang terus menunda atau menolak tanpa alasan jelas, hal itu patut dicurigai.

Kedua, perhatikan detail visual. AI generatif sering meninggalkan kejanggalan, seperti bentuk wajah tidak simetris atau jari tangan yang terlihat aneh.

Ketiga, waspadai cerita emosional berlebihan. Pelaku sering menggunakan kisah sedih atau tekanan tertentu untuk membangun empati dan kepercayaan.

Keempat, jangan membagikan data pribadi. Informasi seperti nomor identitas, alamat, atau akses akun sebaiknya tidak dibagikan kepada siapa pun di dunia maya.

Kelima, lakukan pencarian balik gambar. Gunakan fitur reverse image search di Google untuk memastikan foto yang digunakan bukan hasil curian atau manipulasi.

Tetap Waspada di Dunia Digital

Meningkatnya kejahatan siber seperti catphishing menjadi pengingat bahwa kewaspadaan digital semakin penting. Di tengah kemajuan teknologi, kehati-hatian tetap menjadi benteng utama agar tidak menjadi korban penipuan online.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Catphishing #PenipuanOnline #KejahatanSiber #Phishing #Catfishing #KeamananDigital
Previous Post

Surat Aceh ke PBB Disalahpahami, Ini Penjelasan Mualem

Next Post

Semifinal Carabao Cup Milik Man City dan Newcastle

musa

musa

Related Posts

listrik
Tech

Hati-hati! 5 Kesalahan Ini Membuat Kulkas Boros Listrik

02/01/2026
harga
Gadget

Harga iPhone Air Turun hingga Rp3,25 Juta di Indonesia

29/12/2025
pemerintah
Tech

Perpres AI Sudah Final, Pemerintah Siap Tekan Tombol Start!

18/10/2025
dimensity 9500
Gadget

Xiaomi Sendiri, Oppo dan Vivo Gandeng Dimensity 9500

27/09/2025
samsung
Gadget

Pengguna Samsung Wajib Update, Ada Celah Peretasan

17/09/2025
mobil
Tech

Mobil Listrik Toyota bZ7 Dapat Sentuhan Huawei dan Xiaomi!

15/09/2025
Next Post
carabao cup

Semifinal Carabao Cup Milik Man City dan Newcastle

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.