Jurnal Pelopor – Kekacauan besar melanda industri penerbangan India setelah maskapai IndiGo, yang merupakan maskapai terbesar di negeri tersebut, membatalkan ratusan penerbangan selama tiga hari berturut-turut. Hingga Kamis (4/12/2025) pagi, total 175 penerbangan dicoret dari jadwal, menyusul 150 pembatalan pada hari sebelumnya. Kondisi ini membuat ribuan penumpang telantar di sejumlah bandara utama seperti New Delhi, Mumbai, Hyderabad, Pune, dan Bengaluru.
Antrean panjang mengular, banyak penumpang terjebak berjam-jam menunggu kepastian jadwal, sementara sebagian lainnya terpaksa tidur di lantai terminal. Rekaman video dan foto yang beredar memperlihatkan bagasi berserakan di bandara Pune, troli ditinggalkan begitu saja, dan situasi semakin tidak terkendali.
Kemarahan penumpang pun pecah di berbagai bandara. Banyak yang mengeluhkan minimnya informasi dari pihak maskapai dan kurangnya kompensasi atas pembatalan mendadak tersebut.
Aturan Keselamatan Baru Jadi Pemicu Kekacauan
Federasi Pilot India menjelaskan bahwa masalah utama berasal dari ketidakmampuan IndiGo untuk menyesuaikan jadwal penerbangan dengan aturan keselamatan baru yang diberlakukan pemerintah India. Regulasi yang diumumkan tahun lalu dan mulai berlaku 1 November ini mengatur pembatasan waktu tugas pilot dan kru demi meningkatkan keselamatan penerbangan.
Namun, hingga kini belum jelas mengapa IndiGo terdampak jauh lebih parah dibanding maskapai lain. Federasi Pilot menuding bahwa manajemen IndiGo gagal merencanakan jadwal penerbangan secara tepat waktu, sehingga terjadi kekacauan masif saat aturan tersebut mulai ditegakkan lebih ketat pekan ini.
Di sisi lain, IndiGo mengakui bahwa aturan jam kerja kru yang lebih ketat menjadi salah satu penyebab utama pembatalan massal. Meski begitu, hingga Kamis sore, pihak maskapai belum memberikan penjelasan komprehensif, dan tidak menanggapi permintaan komentar dari media.
Kekacauan Belum Mereda, Penumpang Terus Meningkat
Dalam tiga hari terakhir, angka pembatalan yang terus bertambah membuat banyak penerbangan lanjutan ikut tertunda dan dialihkan. Situasi ini berpotensi menimbulkan efek domino pada jadwal penerbangan domestik India, negara dengan lalu lintas udara tersibuk ketiga di dunia.
Belum ada kepastian kapan operasi IndiGo akan kembali normal. Pemerintah India disebut tengah bersiap memanggil manajemen maskapai untuk meminta klarifikasi resmi, terutama setelah protes penumpang terus meluas di media sosial.
Kekacauan ini menjadi salah satu insiden operasional terbesar yang pernah menimpa IndiGo, sekaligus menguji kepercayaan publik terhadap maskapai berbiaya murah yang selama ini dikenal efisien.
Sumber: CNBC Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







