• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Chaos Gudang Bulog: Ibu Korban Banjir Tewas Rebutan Beras

Seorang ibu tewas saat berebut beras di gudang Bulog Tapteng, menambah pilu warga yang terdampak banjir dan longsor Sumut.

musa by musa
04/12/2025
in Nasional
0
bulog
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Derita panjang warga pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara semakin diperparah oleh tragedi kemanusiaan yang terjadi pada Sabtu (29/11/2025). Seorang ibu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dilaporkan meninggal dunia saat berebut beras dalam aksi penjarahan di gudang Bulog Sibolga–Tapteng. Tragedi ini terjadi setelah bantuan logistik disebut tak kunjung tiba lebih dari tiga hari sejak bencana melanda kawasan tersebut.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, pada Selasa (2/12/2025). Ia menyampaikan bahwa sang ibu meninggal di lokasi, sementara anaknya turut terluka dan kini masih menjalani perawatan medis.

“Yang meninggal dunia satu ibu, anaknya satu dalam perawatan,” ujar Masinton.

Peristiwa memilukan ini sekaligus memperlihatkan besarnya tekanan dan frustrasi warga yang terdampak bencana, terutama ketika kebutuhan pokok sulit mereka dapatkan.

Pemicu Penjarahan: Bantuan Terlambat Datang

Aksi penjarahan tidak hanya terjadi di gudang Bulog, tetapi juga menyasar tujuh gerai minimarket di Tapteng dan Kota Sibolga. Warga mengambil berbagai kebutuhan seperti beras, makanan instan, air minum, gula, hingga sabun. Menurut laporan, keterlambatan penyaluran bantuan menjadi faktor utama yang memicu aksi massa tersebut.

Polres Sibolga telah mengamankan 16 warga yang diduga terlibat. Meski demikian, pihak kepolisian membuka peluang penyelesaian melalui Restorative Justice (RJ).
Kasi Humas Polres Sibolga, AKP Suyatno, menjelaskan bahwa petunjuk pimpinan mengarah pada pendekatan dialog dan mediasi.

“Mohon maaf, rencananya mau di-RJ-kan, sudah ada petunjuk dari pimpinan atas,” ujarnya.

Untuk mencegah insiden susulan, aparat gabungan TNI–Polri kini memperketat penjagaan di sejumlah minimarket dan pusat perbelanjaan.

Korban Jiwa Bencana Terus Meningkat

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peningkatan signifikan jumlah korban banjir dan longsor di Sumatera Utara. Per Selasa (2/12/2025), total korban meninggal mencapai 283 jiwa, sedangkan 173 jiwa masih dinyatakan hilang.

Ribuan warga juga terpaksa mengungsi ke berbagai titik, dengan jumlah pengungsi terbesar berasal dari:

  • Tapanuli Utara: 15.765 jiwa
  • Mandailing Natal: 7.194 jiwa
  • Kota Sibolga: 4.456 jiwa
  • Humbang Hasundutan: 2.200 jiwa
  • Tapanuli Tengah: 2.111 jiwa
  • Tapanuli Selatan: 1.505 jiwa

Lonjakan korban jiwa serta tragedi penjarahan ini menjadi peringatan darurat bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk segera mempercepat distribusi bantuan logistik. Lambatnya penanganan dikhawatirkan memperburuk krisis kemanusiaan yang kini tengah meluas di kawasan terdampak bencana.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #TapanuliTengah #BencanaSumut #Bulog #TragediKemanusiaan #BreakingNews
Previous Post

Epy Kusnandar Meninggal Setelah Bertahun-Tahun Lawan Tumor

Next Post

Pemkot Medan Tepis Isu Dana Triliunan Bank Dunia untuk Banjir

musa

musa

Related Posts

bapenda
Nasional

Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI, 30 Damkar Dikerahkan

08/08/2026
bps
Nasional

BPS: Jemaah Haji RI Habiskan Hampir Rp2 Triliun untuk ini

07/08/2026
keracunan
Nasional

Sudaryono Beberkan Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Papua

07/08/2026
ibu
Nasional

Viral! Tak Puas Dengan Hasil Foto, Anak Tega Aniaya Ibu Kandung

06/08/2026
bank
Nasional

Baru Ambil Uang Dari Bank, Rp30 Juta Raib Dibegal

06/08/2026
korupsi
Nasional

Tak Bisa Asal Copot, Tito Jelaskan Aturan Kepala Daerah Korupsi

06/08/2026
Next Post
pemkot

Pemkot Medan Tepis Isu Dana Triliunan Bank Dunia untuk Banjir

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.