Jurnal Pelopor – Rusia kembali melancarkan serangan besar ke Ukraina. Hujan rudal menghantam Kota Dnipro pada Senin (1/12/2025), menewaskan 4 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya. Layanan darurat Ukraina melaporkan kerusakan parah, mulai dari stasiun pengisian mobil, gedung perkantoran, hingga sedikitnya 49 kendaraan.
Penjabat Gubernur Dnipropetrovsk, Vladyslav Haivanenko, menyebut 11 korban luka dalam kondisi serius. Operasi pencarian dan penyelamatan telah dinyatakan selesai.
Kesaksian Warga Selamat
Sejumlah warga menggambarkan momen mencekam saat rudal menghantam. Vitali Kovalenko, pekerja bengkel mobil, mengatakan seluruh karyawan jatuh tersungkur ke lantai sebelum berusaha mencari satu sama lain. “Untungnya semua karyawan saya selamat, meski ada yang tertimbun pecahan peluru,” ujarnya.
Kawasan industri Dnipro memang menjadi salah satu wilayah yang paling sering mendapat serangan rudal dan drone Rusia sejak awal perang, menyebabkan kerusakan berulang terhadap pemukiman, industri, hingga infrastruktur vital.
Serangan di Tengah Upaya Diplomatik
Ironisnya, serangan ini terjadi saat upaya diplomatik untuk mengakhiri perang kembali digencarkan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy baru saja mengadakan pertemuan dengan pejabat tinggi Amerika Serikat sehari sebelum serangan terjadi. Namun, eskalasi terbaru ini kembali menunjukkan bahwa situasi di garis depan masih jauh dari kata mereda.
Sumber: CNBC Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







