Jurnal Pelopor – Persib Bandung gagal membawa pulang tiga poin penuh saat bertandang ke markas Persik Kediri pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Brawijaya, Senin (5/1/2026) malam, Maung Bandung harus puas dengan hasil imbang 1-1 setelah kebobolan gol dramatis di menit akhir pertandingan.
Persib sejatinya tampil cukup solid dan sempat berada di atas angin. Gol Saddil Ramdani pada babak kedua membuat kemenangan seolah tinggal menunggu waktu. Namun, situasi berubah drastis usai kartu merah dan tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah. Dari laga panas ini, setidaknya ada tiga fakta menarik yang layak menjadi sorotan.
1. Beckham Putra Nugraha Dipercaya Jadi Kapten
Salah satu kejutan dari kubu Persib adalah penunjukan Beckham Putra Nugraha sebagai kapten tim. Gelandang muda tersebut dipercaya Bojan Hodak untuk memimpin rekan-rekannya sejak menit awal.
Kepercayaan ini bukan tanpa alasan. Beckham dinilai memiliki kepemimpinan yang matang meski usianya masih relatif muda. Sebelumnya, ia juga pernah mengenakan ban kapten saat Persib menghadapi Arema FC di awal musim.
Absennya Marc Klok menjadi faktor utama di balik keputusan ini. Dalam pertandingan melawan Persik, Beckham berperan penting dalam menjaga keseimbangan lini tengah serta menjadi penghubung antar lini. Penampilannya menunjukkan bahwa Persib memiliki opsi pemimpin masa depan di dalam skuad mereka.
2. Penalti Persik Dianulir Lewat VAR
Kontroversi tak terhindarkan dalam laga ini. Pada menit ke-75, Persik Kediri sempat mendapat hadiah penalti setelah wasit Muhammad Tri Santoso menilai Patricio Matricardi melanggar Supriadi di kotak terlarang.
Namun, keputusan tersebut berubah setelah wasit melakukan tinjauan ulang melalui VAR. Dari tayangan ulang, pelanggaran dinilai tidak cukup kuat untuk berbuah penalti. Alhasil, keputusan pun dianulir dan Persib masih mempertahankan keunggulan 1-0 saat itu.
Momen ini sempat memicu protes dari pemain dan suporter Persik. Meski demikian, VAR kembali menunjukkan perannya sebagai penentu keputusan krusial, yang pada akhirnya membuat jalannya laga semakin panas hingga menit-menit akhir.
3. Kartu Merah Saddil Ramdani Jadi Titik Balik
Saddil Ramdani menjadi figur sentral dalam pertandingan ini. Ia mencetak gol pembuka Persib pada menit ke-68 melalui penyelesaian tenang setelah menerima umpan matang dari Berguinho.
Namun, malam apik Saddil berubah menjadi petaka. Pada menit ke-81, pemain sayap tersebut harus menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Persib pun harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Kehilangan Saddil membuat Persib tertekan habis-habisan. Persik Kediri memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terus menggempur pertahanan Maung Bandung. Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+6, ketika Muhammad Firly sukses menyundul bola ke gawang Teja Paku Alam.
Gol tersebut memaksa laga berakhir imbang 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan di menit ke-101. Tak hanya kehilangan kemenangan, Persib juga dipastikan tidak bisa menurunkan Saddil Ramdani saat menjamu Persija Jakarta pada 11 Januari mendatang.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







